Cocoa Bibit.png

Pemangkasan Tanaman Kakao pada Musim Hujan

Pemangkasan tanaman kakao merupakan kegiatan pemotongan atau pembuangan bagian berupa cabang, ranting dan daun yang tidak diinginkan atau diperlukan lagi bagi pertumbuhan tanaman dan terbentuknya buah. Pemangkasan kakao memiliki peranan penting dalam peningkatan produksi, karena dengan adanya pemangkasan akan dapat mengatur pertumbuhan tanaman kakao menjadi lebih seimbang.

Petani Memangkas Tanaman Kokoa.jpeg

Pemangkasan tanaman kakao dilakukan dengan cara memotong bagian-bagian tanaman yang kurang berguna seperti cabang balik, cabang datar, ranting terkulai, ranting kipas, tunas wiwilan, dan daun-daun yang tidak berguna. Tindakan pemangkasan tidak saja pada tanaman kakao, tetapi pelindung yang terlau rindang juga perlu dilakukan pemangkasan.

Salah satu fungsi pemangkasan adalah untuk menjaga kelembaban kebun agar kebun tidak terlalu lembab sehingga berbagai jenis hama dan penyakit tidak berkembang biak. Seperti yang diketahui pada saat musim hujan tingkat kelembaban meningkat, sehingga pemangkasan sangat diperlukan agar kelembaban tidak terlalu tinggi dan sinar matahari dapat masuk ke batang utama tanaman tanpa terhalang. Selain itu curah hujan tinggi juga memicu munculnya tunas – tunas baru. Oleh karena itu, perlu adanya kegiatan wiwilan maka pertumbuhan tunas dapat dikendalikan untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan bunga dan buah.

Pemangkasan pemeliharaan dan produksi baiknya dilakukan pada saat curah hujan tinggi atau pada akhir musim penghujan. Hal ini bertujuan untuk menghindari kekeringan atau kematian tanaman kakao apabila pangkas dilakukan pada saat curah hujan rendah ataupun musim kemarau. Pemangkasan pada puncak musim hujan baiknya dilakukan setiap 2 minggu agar kelembaban dan pertumbuhan tunas – tunas baru dapat terkendali.

 

Demikian artikel budidaya kakao kali ini, bila ingin mengetahui topik pemanenan atau materi budidaya kakao yang lain, tunggu artikel kami selanjutnya ya.